Beranda > Puisi > pagi…

pagi…


pagi
seperti itulah dia
dipenuhi embun dan matahari
masih mencoba menebak, berencana
mencari namun pasti
awan belum sepenuhnya memutih
atau menghitam
masih banyak tempat tuk disinggahi.
bahkan terlalu banyak waktu yang bisa di tempuh.
pagi
seperti itulah kiranya dia
layaknya teratai berenang tenang.
atau rajutan benang yang bersembunyi
dibalik lipatan.
mengalun berliku namun menguatkan
seperti tak pasti namun pasti.
ya…!
seperti pagi.

menghantarkan kebahagian melalui mentari
mengkilau keemasan, melingkar di jari.
tinggal aku yang berencana, kemana
kan ku bawa kau
siang nanti?…

<by yyogaswara>

Kategori:Puisi
  1. September 26, 2013 pukul 12:57 pm

    It iss sad to see his performance. It just comes off as
    a metric for game operators must re-examine their game. Well, then another
    factor to get making a perfect epicure, now that wish has been corrected.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: